BNNK Asahan Tes Urin Personil Kodim 0208/AS

Personil Kodim 0208 AS saat akan dilakukan tes urin oleh pihak BNN(Kerangsatu.com)


Kerangsatu.com-Kisaran. Dalam rangka mewujudkan implementasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika di wilayah Kabupaten Asahan, BNN Kabupaten Asahan melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui tes urin di berbagai Instansi Pemerintah.

Setelah sebelumnya melaksanakan deteksi dini melalui tes urine kepada ASN Pemerintah Kabupaten Asahan, kali ini kegiatan yang sama dilaksanakan di Kodim 0208 Asahan. Kegiatan deteksi dini melalui tes urin kepada personil Kodim 0208 yang dilaksanakan pada Kamis, 27 November 2025 ini dibuka oleh Pasi Intel Kodim 0208/Asahan, Kapten Inf Zulpiadi T. Panjaitan di Aula Makodim 0208/Asahan.

Kegiatan deteksi dini melalui tes urin ini juga dihadiri oleh Plh Kepala BNN Kabupaten Asahan, Basten Simamora, S.H., M.H menyatakan bahwa kegiatan deteksi dini ini bertujuan untuk mempesiapkan setiap personil selaku aparatur negara untuk mewujudkan Indonesia yang prima dan bebas dari penyalahgunaan Narkoba.

“Kami sangat berterimakasih kepada pihak Kodim 0208/Asahan yang telah bekerja sama dalam mewujudkan P4GN di wilayah Kabupaten Asahan. Semoga dengan adanya kegiatan deteksi dini melalui tes urin ini dapat membuktikan komitmen para prajurit TNI dalam menjaga fokusnya sebagai garda terdepan di Indonesia,” terang Basten.

Kegiatan tes urin ini diikuti sebanyak 50 personil TNI Kodim 0208/Asahan yang berasal dari Koramil wilayah Asahan, Batubara, dan Tanjung Balai. Adapun hasil pemeriksaan urin tersebut diperoleh bahwa seluruh peserta negatif menyalahgunakan Narkotika.

Kegiatan deteksi dini yang dilaksanakan kepada personil TNI merupakan salah satu wujud pelaksanaan Permendagri Nomor 12 Tahun 2019 tentang Fasilitasi P4GN, Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN serta Peraturan Daerah Kabupaten Asahan Nomor 10 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya.

Editor : Indra Sikoembang 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال