Dampak Banjir di Asahan : 18 Desa Terendam 1 Longsor

 

Foto: Warga menerobos genangan banjir di Kisaran. 

Kerangsatu.com, Asahan - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Asahan selama dua hari berturut-turut kembali memicu bencana hidrometeorologi. Sedikitnya 18 desa dan kelurahan terendam banjir, sementara satu desa lainnya dilanda longsor yang menyebabkan akses jalan kabupaten tertutup total.

Data terbaru Pemerintah Kabupaten Asahan yang dirilis Kamis (27/11/2025) malam pukul 22.00 WIB mencatat banjir melanda sejumlah kecamatan. Di Kecamatan Sei Dadap, air merendam Desa Perkebunan Sei Dadap III/IV. Sementara di Kecamatan Rawang Panca Arga, banjir menggenangi Desa Rawang Lama, Rawang Pasar IV, Pondok Bungur, dan Panca Arga.

Kondisi serupa terjadi di Kecamatan Air Joman, tepatnya di Desa Binjai Serbangan. Di wilayah perkotaan, enam kelurahan di Kecamatan Kisaran Timur ikut terdampak, yakni Gambir Baru, Kisaran Naga, Selawan, Mutiara, Siumbut-Umbut, dan Teladan.

Adapun Kecamatan Kisaran Barat melaporkan banjir di Kelurahan Sidodadi, Mekar Baru, Kisaran Baru, Sendang Sari, Sidomukti, serta Bunut Barat.

Bencana tak hanya berupa genangan air. Longsor menerjang Desa Marjanji Aceh di Kecamatan Aek Songsongan, menutup badan jalan kabupaten dan menghambat aktivitas masyarakat.

Pemkab Asahan Turunkan Tim Gabungan

Sekretaris Dinas Kominfo Asahan, Arbin Ariadi Tanjung, menjelaskan bahwa pemerintah daerah terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan BPBD serta perangkat kecamatan.

“Tim gabungan BPBD, pemerintah kecamatan, dan relawan sudah bergerak ke titik-titik banjir untuk membantu evakuasi dan memastikan jalur aman. Untuk longsor di Aek Songsongan, alat berat sedang dikerahkan agar akses bisa segera dibuka,” kata Arbin, Rabu (27/11).

Arbin juga menegaskan bahwa Pemkab terus memperbarui informasi melalui kanal resmi dan mengimbau warga tidak termakan berita bohong.

“Kami mengajak masyarakat tetap waspada, namun tidak panik. Pastikan informasi diperoleh dari sumber resmi pemerintah,” ujarnya.

Imbauan Resmi Pemkab Asahan

Pemerintah Kabupaten Asahan meminta seluruh warga, khususnya yang tinggal di kawasan rawan bencana, untuk memperhatikan sejumlah imbauan:

Waspadai potensi banjir susulan mengingat curah hujan masih tinggi.

Segera mengungsi jika air mulai meninggi atau muncul tanda-tanda longsor.

Utamakan keselamatan, hindari aktivitas luar rumah jika tidak mendesak.

Amankan barang penting dan matikan listrik bila rumah mulai tergenang.

Segera laporkan kondisi darurat ke kepala desa, lurah, atau posko BPBD.

Pemkab juga memastikan posko bencana telah disiagakan dan bantuan logistik tersedia bagi warga terdampak.

Hingga berita ini diturunkan, hujan berintensitas sedang masih mengguyur sejumlah wilayah di Asahan. Pemerintah meminta masyarakat terus memantau kondisi sekitar dan mengikuti arahan petugas untuk mengantisipasi potensi bencana lanjutan.

Penulis : S Marpaung.
Editor : Ramadhan. 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال