
Foto: Pelaku diamankan di Polres Asahan. (Istimewa)
Kerangsatu.com, Asahan - Suasana sahur di sebuah permukiman warga di Kabupaten Asahan mendadak heboh setelah seorang pria paruh baya diamankan polisi karena diduga menyimpan narkotika jenis sabu. Penangkapan tersebut terjadi di Dusun I, Desa Aek Bange, Kecamatan Aek Ledong, pada Jumat (6/3/2026) dini hari.
Peristiwa itu bermula ketika warga yang sedang bersiap untuk sahur mencurigai aktivitas seorang pria di lingkungan mereka. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian.
Mendapat laporan dari masyarakat, petugas Satresnarkoba Polres Asahan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penggerebekan. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial S (46) yang berada di dalam rumahnya.
Proses penggerebekan juga disaksikan oleh sejumlah warga setempat, termasuk kepala dusun yang turut hadir di lokasi saat petugas melakukan pemeriksaan.
Saat dilakukan penggeledahan di dalam kamar pelaku, polisi menemukan sejumlah paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu. Barang haram tersebut diketahui disembunyikan di celah dinding kayu kamar agar tidak mudah ditemukan.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas mengamankan beberapa paket sabu dengan ukuran berbeda. Enam paket berukuran sedang memiliki berat bruto sekitar 1,94 gram, sementara lima paket lainnya yang berukuran kecil memiliki berat bruto sekitar 0,72 gram.
Selain narkotika jenis sabu, polisi juga menyita satu unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk berkomunikasi dalam transaksi narkotika. Petugas turut mengamankan uang tunai sebesar Rp250 ribu yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran barang terlarang tersebut.
Setelah penggerebekan, pria berinisial S langsung dibawa ke kantor Satresnarkoba Polres Asahan bersama barang bukti untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui bahwa sabu yang ditemukan tersebut berada dalam penguasaannya. Ia juga mengaku memperoleh barang haram itu dari seseorang yang dikenalnya melalui pertemuan di jalan.
Namun hingga saat ini identitas serta keberadaan pemasok sabu tersebut masih belum diketahui secara pasti. Kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pendalaman guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
Polres Asahan juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi jika menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan masing-masing. Langkah tersebut dinilai penting untuk menekan peredaran narkotika dan menjaga keamanan wilayah.
Penulis : S Marpaung.
Editor : Ramadan.