Foto: Nauli Parlaungan Siregar ketua Lembaga Adat Dalihan Natolu Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) Kabupaten Asahan.
Asahan, Kerangsatu.com – Pelantikan pengurus Lembaga Adat Dalihan Natolu Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) Kabupaten Asahan.
Sejumlah pejabat dan tokoh penting hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Asahan M. Azmi Ismail, Ketua Tabagsel H. Nauli Parlaungan Siregar, Ketua Majelis Hatobangon Isa Harahap, anggota DPR RI Anshori Siregar, serta anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Armin Simatupang.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan doa bersama dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Tahapan berikutnya adalah pembacaan surat keputusan kepengurusan, sebelum akhirnya para pengurus resmi dilantik dan menandatangani naskah pelantikan sebagai bentuk legalitas organisasi.
Dalam arahannya, M. Azmi Ismail menekankan bahwa pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam menjalankan roda organisasi. Ia meminta agar pengurus yang baru segera menyusun langkah konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, lembaga adat memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam organisasi dinilai menjadi hal yang sangat penting.
Selain itu, pemerintah daerah juga berharap lembaga adat dapat berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan budaya, khususnya di kalangan generasi muda agar tidak tergerus perkembangan zaman.
Sementara itu, Ketua Tabagsel Asahan periode 2025–2029, H. Nauli Parlaungan Siregar, menyampaikan komitmennya untuk membangun organisasi yang solid dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Ia mengajak seluruh pengurus untuk memperkuat kebersamaan serta memperluas peran organisasi hingga ke tingkat kecamatan.
Menurutnya, keberadaan masyarakat Tabagsel di Asahan cukup besar dan menjadi potensi yang harus dikelola dengan baik melalui program-program yang terarah dan berkelanjutan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, sekaligus tetap mempertahankan identitas budaya di era modern.
“Kita ingin organisasi ini benar-benar hadir di tengah masyarakat, bukan hanya sekadar nama. Harus ada kontribusi nyata yang bisa dirasakan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pengurus untuk menjalin kerja sama yang baik dengan pemerintah daerah guna mendukung percepatan pembangunan serta mewujudkan visi daerah yang maju dan sejahtera.
Kegiatan pelantikan tersebut berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dalam kondisi aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan dari seluruh peserta yang hadir.
Penulis : S Marpaung.
