2025, BNNK Asahan Rehabilitasi 160 Pengguna Narkoba

Kepala BNNK Asahan Adrea Retha Zulhelfi bersama pejabat BNNK Asahan saat melakukan siaran pers (Kerangsatu.com)


Kerangsatu.com-Kisaran. Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Asahan mengawali agenda kerja sepanjang 2025 dengan satu tekad kuat: perang melawan narkoba harus dilakukan secara total, tanpa kompromi.

Komitmen tersebut dibuktikan dengan merehabilitasi 160 pengguna narkoba selama tahun 2025. Dengan rincian 150 rehabilitasi rawat dan 10 rehabilitasi rawat inap.

" Ada 160 totalnya, 140 dirawat di klinik Pratama Pelita BNNK Asahan, 10 dirawat berbasis masyarakat dan 10 direkomendasikan rawat inap di Lido, Batam dan Deli Serdang," ungkap Kepala BNNK Asahan, Adrea Retha Zulhelfi, Selasa (23/12/2025) saat melakukan siaran pers di gedung BNN setempat.

Adrea menjelaskan pihaknya juga menerbitkan surat keterangan hasil pemeriksaan narkotika (SKHPN) sesuai peraturan pemerintah nomor 19 tahun 2020 tentang jenis dan tarif atas jenis penerimaan negara bukan pajak yang berlaku pada BNN. Dari hal ini BNNK Asahan telah mencapai target penerimaan negara bukan pajak sebanyak 719 orang.

Kemudian pihaknya juga memaparkan program Desa bersih dari narkoba (Bersinar), program P2M, program pemberantasan. 

Terkait pemberantasan BNN Asahan telah melaksanakan kegiatan rapat bersama dengan membentuk tim asesmen terpadu, adapun target yang terpenuhi dalam daftar isian pelaksanaan anggaran BNN sebanyak 112 orang dan over target yaitu tambahan 141 orang sehingga sepanjang tahun 2025 BNN Asahan telah mengeluarkan rekomendasi kepada 253 orang bersama tim asesmen terpadu.

" Mari kita tingkatkan kepedulian kita terhadap program persoalan narkoba dalam mewujudkan kabupaten Asahan bersinar bersih dari peredaran narkoba," sebut Andrea yang didampingi sejumlah pejabat BNN Asahan.

Editor: Indra Sikoembang 




Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال