Mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis UNA Lakukan Pengabdian Kepada Masyarakat Optimalisasi Lahan Pekarangan Budidaya Hidroponik di Desa Persatuan

Mahasiswa FEB UNA bersama ibu PKK (Kerangsatu.com)


Kerangsatu.com-Kisaran. Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis ( FEB) Universita Asahan (UNA) melakukan pengabdian di tengah masyarakat atau sering disebut KKN di Desa Persatuan, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten  Asahan mengajak dan memberikan pemahaman pemanfaatan lahan pekarangan melalui budidaya hidroponik.

Kegiatan yang dilakukan mahasiswa dalam kuliah kerja Nyata (KKN) selain untuk optimalisasi lahan dalam budidaya hidroponik, juga bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan. “ Pengabdian ini untuk membantu masyarakat setempat memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan sekitar.Apalagi Desa Persatuan dinilai sangat berpotensi mengembangkan budidaya hidroponik,” demikian kata Ketua LPPM UNA yang juga Dosen, Dr Hamida Sari Siregar,SE,M.Si, Jumat (21/08/2026) di Kampus setempat.


Dr Hamida Sari Siregar menjelaskan para mahasiswa melakukan pengabaiannya selama 1 bulan, mereka memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat dan ibu-ibu PKK dalam memanfaatkan lahan pekarangan melalui budidaya hidroponik sederhana , kemudian untuk meningkatkan keterampilan dalam menanam dan merawat tanaman hidroponik, untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga dan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga di Desa Persatuan. 

“ Budidaya hidroponik ini bukan saja hanya membangun kemandirian pangan keluarga secara berkelanjutan, tetapi juga berpotensi menciptakan peluang usaha mikro (UMKM) hidroponik lokal yang dapat meningkatkan pendapatan keluarga,” ungkapnya.

Hamida menjelaskan dengan memahami hal tersebut, diharapkan ibu-ibu PKK memahami dasar-dasar budidaya hidroponik, mampu melakukan budidaya hidroponik secara sederhana, meningkatkan pemanfaatan lahan pekarangan untuk mendukung kebutuhan pangan keluarga dan tersedianya contoh tanaman hidroponik di lingkungan Desa Persatuan.

Dengan pemahaman teknologi budidaya hidroponik hadir sebagai solusi modern yang sangat relevan untuk mengatasi keterbatasan lahan tanah. Dengan memanfaatkan media air yang terukur serta nutrisi terlarut, sistem hidroponik memungkinkan budidaya pelbagai jenis sayuran seperti sawi, kangkung, bayam, dan selada di area pekarangan yang sempit, teras, maupun sudut rumah yang terbatas. 

Selain hemat penggunaan air dan area, metode ini menawarkan siklus panen yang lebih cepat, efisiensi perawatan, serta higienitas produk pangan yang lebih terjamin, karena bebas dari kontaminasi tanah dan penggunaan pestisida kimia berlebih. 

“ Budidaya hidroponik ini dapat menjadi salah satu alternatif karena tidak membutuhkan lahan yang luas dan cukup mudah diterapkan,” ujarnya sembari mengucapkan terimakasih dan dukungannya kepada masyarakat Desa Persatuan dan PKK setempat.

Editor : Indra Sikoembang 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال