
Foto: Siswa TK Terperosok ke Lubang Bekas Sumur di Kisaran.
Asahan, Kerangsatu.com – Kegiatan belajar di luar kelas yang diikuti sejumlah siswa taman kanak-kanak (TK) di Kisaran, Kabupaten Asahan, mendadak berubah menjadi kepanikan. Seorang siswa terperosok ke sebuah lubang yang diduga bekas sumur saat mengikuti kegiatan outing class.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (23/9/2026) di area belakang Masjid Agung Achmad Bakrie, Kisaran. Kejadian tersebut kemudian terekam dalam video dan beredar di media sosial.
Dalam rekaman berdurasi sekitar 30 detik yang dibagikan akun Instagram netizen.indo_777, tampak seorang anak dievakuasi dari dalam lubang oleh orang dewasa. Anak tersebut ditarik menggunakan kedua tangannya hingga berhasil keluar.
Saat dievakuasi, siswa itu masih mengenakan pakaian olahraga sekolah dan membawa tas. Pakaian anak terlihat basah, sementara wajahnya menunjukkan rasa takut dan panik.
Informasi yang beredar menyebutkan siswa tersebut merupakan peserta outing class dari salah satu TK Islam di Kelurahan Mutiara, Kecamatan Kisaran Timur.
“Kejadiannya hari Rabu, (23/9) kemarin. Anak-anak lagi kegiatan outing class di halaman belakang Masjid Agung Achmad Bakrie,” kata salah seorang orang tua siswa TK yang anaknya ikut dalam kegiatan tersebut saat dihubungi wartawan.
Lubang Diduga Tertutup Triplek Rapuh
Orang tua siswa yang meminta identitasnya tidak dicantumkan tersebut menjelaskan, lubang yang membuat seorang siswa terperosok sebelumnya tidak terlihat seperti area berbahaya.
Lubang diduga merupakan bekas sumur yang hanya ditutup menggunakan triplek. Kondisi penutup yang disebut sudah rapuh membuat permukaannya berisiko ambles ketika mendapat beban.
“Sebenarnya kejadiannya memang diluar kendali guru-guru di sana. Karena siapa yang menyangka di situ ternyata ada lobang seperti bekas sumur itu,” ujarnya.
Beruntung, siswa tersebut tidak dilaporkan mengalami luka serius. Namun, kejadian itu meninggalkan rasa takut dan membuat anak tersebut mengalami shock.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena kegiatan outing class melibatkan anak-anak usia dini. Pemeriksaan kondisi lokasi sebelum kegiatan menjadi hal penting untuk memastikan seluruh area yang digunakan aman bagi peserta didik. (red)