120 Tim Pelajar Turun ke Lapangan, Bupati Asahan Championship 2026 Resmi Bergulir

Foto: Bupati Asahan membuka kegiatan. (Istimewa) 

 

Asahan, Kerangsatu.com – Stadion Mutiara Kisaran menjadi saksi dimulainya persaingan 120 tim pelajar dalam Turnamen Mini Soccer Bupati Asahan Championship 2026. Kejuaraan yang melibatkan peserta dari tingkat SD, SMP hingga SMA sederajat itu resmi dibuka Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, Jumat (30/10/2026).

Kompetisi yang dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 30 Oktober hingga 3 November 2026 tersebut menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Asahan dalam memperkuat pembinaan olahraga sejak usia sekolah.

Mengangkat tema “Bina Generasi Cipta Prestasi untuk Asahan Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan”, turnamen ini diharapkan menjadi wadah bagi pelajar untuk mengasah kemampuan, menunjukkan bakat, sekaligus membangun mental juara.

Ketua Panitia, Lukman Nul Hakim, S.M., mengungkapkan bahwa antusiasme peserta terlihat dari banyaknya tim yang mendaftar. Total 120 tim ambil bagian dalam kejuaraan tersebut, terdiri atas 38 tim SMA sederajat, 43 tim SMP sederajat, dan 39 tim SD sederajat.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan kompetisi ini bertujuan memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga melalui pertandingan yang kompetitif dan menjunjung nilai-nilai sportivitas.

Selain menjadi ajang perebutan prestasi, turnamen tersebut diharapkan dapat memperluas pengalaman bertanding serta mempererat hubungan antarpelajar dari berbagai sekolah.

Dalam arahannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menekankan bahwa pembinaan olahraga tidak boleh hanya berorientasi pada kemenangan. Lebih dari itu, aktivitas olahraga harus mampu membentuk kepribadian generasi muda yang sehat, disiplin, bertanggung jawab dan berkarakter.

Menurutnya, kegiatan positif seperti kompetisi olahraga juga dapat menjadi sarana mengisi waktu dengan aktivitas bermanfaat sehingga generasi muda tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, geng motor maupun kenakalan remaja.

Bupati mengingatkan seluruh peserta agar tidak menjadikan lawan sebagai musuh, melainkan sebagai bagian dari proses belajar dan membangun persahabatan.

“Dalam pertandingan, kita memang memiliki lawan. Namun, setelah pertandingan selesai, kita harus tetap menjalin silaturahmi dan menjadi kawan. Ikutilah setiap pertandingan dengan baik serta junjung tinggi sportivitas,” pesannya.

Ia juga mengajak para pelajar memanfaatkan kejuaraan tersebut untuk memperlihatkan kemampuan terbaik dan menjadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman dalam perjalanan meraih prestasi.

Pada kesempatan itu, Bupati turut memberikan apresiasi kepada grup marching band sekolah Muhammadiyah Kisaran yang ikut menyemarakkan prosesi pembukaan.

Acara pembukaan dihadiri unsur Forkopimda Asahan, para asisten Setdakab, pimpinan OPD, camat, panitia, pelatih serta peserta turnamen.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan tendangan bola pertama oleh unsur Forkopimda sebagai tanda dimulainya pertandingan, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama. (SM) 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال