Jelang Sensus Ekonomi 2026, BPS Asahan Minta Dukungan Pemkab untuk Sukseskan Pendataan Nasional

Foto: Bupati Asahan terima audiensi BPS. (Istimewa) 



Kerangsatu.com, Asahan - 
Jelang Sensus Ekonomi 2026, BPS Asahan Minta Dukungan Pemkab untuk Sukseskan Pendataan Menjelang dimulainya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah. Salah satunya melalui audiensi yang dilakukan bersama Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin di ruang kerja Bupati Asahan, Jumat (12/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya menyamakan persepsi sekaligus membangun sinergi antara BPS dan Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mendukung pelaksanaan pendataan ekonomi yang akan berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia mulai 15 Juni 2026.

Kepala BPS Kabupaten Asahan, Rahmat Gustiar, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis dalam memotret kondisi terkini dunia usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat. Hasil pendataan nantinya akan menjadi salah satu sumber informasi penting bagi pemerintah dalam menyusun arah kebijakan pembangunan.

Menurut Rahmat, kegiatan sensus tidak hanya bertujuan mengumpulkan data statistik, tetapi juga memperbarui basis data ekonomi yang dapat digunakan untuk mendukung berbagai program pemerintah, termasuk pemutakhiran Data Tunggal Sosial Nasional (DTSN).

"Sensus Ekonomi akan memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai kondisi usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat. Data tersebut sangat penting untuk mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, BPS Kabupaten Asahan akan melakukan pendataan terhadap berbagai sektor usaha, termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Untuk pendataan tersebut, BPS akan menurunkan petugas organik yang telah disiapkan secara khusus.

Sementara itu, pendataan langsung ke rumah-rumah penduduk maupun pelaku usaha akan dilakukan oleh mitra sensus yang telah mendapatkan pelatihan dan pembekalan dari BPS.

Rahmat juga berharap Pemerintah Kabupaten Asahan dapat memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Salah satu bentuk dukungan yang diharapkan adalah pelaksanaan Apel Pencanangan Sensus Ekonomi sebagai simbol komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.

Menanggapi hal itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyambut baik pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan bahwa keberadaan data yang akurat menjadi kebutuhan mendasar dalam proses pembangunan daerah.

Menurutnya, setiap program pemerintah harus dibangun berdasarkan data yang valid agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

"Data merupakan fondasi utama dalam menentukan arah pembangunan. Karena itu, data yang akurat dan terpercaya sangat dibutuhkan agar program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat," kata Taufik.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada BPS yang selama ini konsisten menyediakan data statistik berkualitas sebagai rujukan pemerintah dalam mengambil keputusan strategis. Ia menilai hasil kerja BPS memiliki tingkat kredibilitas tinggi karena diperoleh melalui metode pengumpulan data yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.

Lebih lanjut, Taufik menegaskan pentingnya penerapan program Satu Data Indonesia yang mengedepankan integrasi data antarinstansi. Dengan adanya sinkronisasi data dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah dapat menghindari perbedaan informasi dalam penyusunan program pembangunan.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan selama ini selalu mengedepankan proses survei dan pengumpulan data sebelum menetapkan kebijakan maupun program kerja yang berkaitan dengan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan semangat kepada seluruh petugas sensus yang akan turun ke lapangan. Ia berharap para petugas dapat menjalankan tugas secara profesional sehingga menghasilkan data yang akurat dan bermanfaat bagi pembangunan daerah maupun nasional.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan produktif. Pertemuan itu sekaligus menegaskan komitmen bersama antara BPS dan Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mewujudkan pembangunan berbasis data yang akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan. ( S Marpaung) 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال