![]() |
| Foto: Wisuda Sarjana Universitas Royal Angkatan XVII. (Istimewa) |
Kerangsatu.com, Asahan – Momen wisuda Universitas Royal Angkatan XVII di Hotel Sabty Garden Kisaran, Kamis (25/6/2026), bukan sekadar seremoni pelepasan mahasiswa. Di hadapan ratusan lulusan dan tamu undangan, Rektor Universitas Royal, Wan Mariatul Kifti, S.E., M.M., menegaskan bahwa tantangan terbesar lulusan saat ini adalah kemampuan beradaptasi dengan perubahan global dan perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Sebanyak 248 sarjana resmi dikukuhkan dalam wisuda tersebut, terdiri dari 219 lulusan Program Studi Sistem Informasi dan 29 lulusan Program Studi Sistem Komputer.
“Lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya cerdas secara akademik. Mereka harus siap menghadapi isu global, perubahan teknologi, dan memiliki komitmen membangun masa depan yang lebih inklusif serta berkelanjutan,” ujar Wan Mariatul Kifti dalam sambutannya.
Hal senada disampaikan Ketua Yayasan Pendidikan Royal Teladan Asahan, Dhani Alhamidi Lubis, S.AB., M.M.. Ia menilai perkembangan AI yang kini banyak dibicarakan masyarakat justru harus dipandang sebagai peluang.
“Teknologi akan terus berkembang. AI bukan untuk ditakuti, tetapi harus dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk berinovasi dan meningkatkan kualitas diri,” katanya.
Pernyataan tersebut mendapat perhatian para wisudawan yang sebagian besar berasal dari bidang teknologi informasi dan sistem komputer.
Universitas Royal Pamer Deretan Prestasi
Dalam kesempatan itu, pihak kampus juga memaparkan sejumlah capaian yang berhasil diraih sepanjang beberapa tahun terakhir.
Di antaranya, 16 dosen Universitas Royal berhasil memperoleh pendanaan penelitian dan pengabdian masyarakat dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Kampus ini juga memperluas kerja sama internasional dengan perguruan tinggi di Malaysia dan Filipina.
Tak hanya itu, Universitas Royal meraih penghargaan pada ajang Anugerah Pelaporan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) 2025 yang diselenggarakan LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara. Kampus tersebut juga memperoleh predikat Silver Winner untuk kategori pelaporan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) terbaik.
Nama-Nama Wisudawan Terbaik
Pada prosesi wisuda, Universitas Royal memberikan penghargaan kepada lulusan dengan capaian akademik tertinggi.
Program Studi Sistem Informasi
IPK Tertinggi
Waldi Sahputra
Terbaik
IPK 3,99
Yayang Apriza Azzahra Lubis
IPK 3,96
Anjani
IPK 3,96
Program Studi Sistem Komputer
IPK Tertinggi
Andi Syahputra
Terbaik
IPK 3,94
Fairuz Furqon
IPK 3,92
Suci Fitriayu
IPK 3,90
Prosesi wisuda turut dihadiri unsur pemerintah daerah. Bupati Asahan diwakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Musa Al Bakri, S.E., M.Si., sementara Ketua DPRD Kabupaten Asahan H. Efi Irwansyah Pane hadir memberikan dukungan kepada para lulusan.
Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara, Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D., juga hadir dan menyampaikan apresiasi atas kontribusi Universitas Royal dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di daerah.
Dengan dikukuhkannya 248 sarjana baru, Universitas Royal berharap para alumni mampu menjadi generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga adaptif terhadap perubahan teknologi dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Dunia kerja terus berubah. Mereka yang mampu belajar dan beradaptasi akan menjadi pemenang di masa depan,” tutup Rektor Universitas Royal. (S Marpaung)
