
Foto: Pengurus Forwakum Asahan dilantik. (Istimewa)
Kerangsatu.com, Asahan – Semangat memperkuat profesionalisme jurnalisme hukum di Kabupaten Asahan dan Kota Tanjungbalai ditandai dengan pelantikan pengurus Forum Wartawan Hukum (Forwakum) Asahan-Tanjungbalai (Astab) periode 2026–2029.
Pelantikan yang berlangsung di Warkop Abah Kisaran, Rabu (10/6/2026), menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penegasan komitmen insan pers dalam mendukung penegakan hukum dan pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan, mulai dari Pemerintah Kabupaten Asahan yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M. Azmi Ismail, Kapolres Asahan, perwakilan Kejaksaan Negeri Asahan, perwakilan Kodim 0208/Asahan, perwakilan Pengadilan Negeri Kisaran, jajaran pengurus Forwakum Sumatera Utara, hingga para insan pers dan undangan lainnya.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua Forwakum Sumatera Utara, Aris Rinaldi Nasution, SH. Dalam kesempatan itu, dibacakan Surat Keputusan Nomor 003/SK/FORWAKUM-SU/IV/2026 tentang penetapan kepengurusan Forwakum Asahan-Tanjungbalai periode 2026–2029.
Berdasarkan keputusan tersebut, Ulil Amri dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua, didampingi Yudi Setiawan Pane sebagai Sekretaris dan Alif Alqadri Harahap sebagai Bendahara.
Usai dilantik, Ketua Forwakum Astab Ulil Amri menyampaikan tekad untuk menjadikan organisasi yang dipimpinnya sebagai rumah bersama bagi wartawan hukum yang mengedepankan profesionalisme, etika, dan kerja sama lintas sektor.
Ia menilai dukungan yang diberikan berbagai pihak, khususnya Forkopimda, menjadi modal penting dalam membangun organisasi yang kuat dan mampu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
"Kami ingin Forwakum hadir bukan hanya sebagai organisasi profesi, tetapi juga menjadi mitra yang mampu membangun komunikasi yang baik antara masyarakat, aparat penegak hukum, dan pemerintah. Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab," katanya.
Menurut Ulil, tantangan dunia jurnalistik saat ini semakin kompleks, terutama di tengah derasnya arus informasi digital yang sering kali memunculkan informasi yang belum terverifikasi. Karena itu, wartawan dituntut semakin profesional dalam menyajikan berita yang akurat dan dapat dipercaya.
Sementara itu, Ketua Forwakum Sumatera Utara Aris Rinaldi Nasution menegaskan bahwa pelantikan bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang harus dijalankan pengurus baru.
Ia meminta seluruh anggota Forwakum Astab terus meningkatkan kapasitas diri dan menjaga marwah profesi jurnalistik dengan tetap berpedoman pada kode etik jurnalistik.
"Kepercayaan masyarakat tidak datang begitu saja. Organisasi ini harus dibangun melalui kerja nyata, integritas, dan kemampuan menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas," ujarnya.
Aris berharap Forwakum Astab mampu menjadi salah satu organisasi wartawan yang aktif mengedukasi masyarakat mengenai persoalan hukum sekaligus menjadi mitra strategis bagi berbagai lembaga dalam menyebarluaskan informasi yang benar dan berimbang.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Asahan. Mewakili Bupati Asahan, M. Azmi Ismail menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru Forwakum Astab.
Menurutnya, pers memiliki posisi penting dalam kehidupan demokrasi karena berperan sebagai penyampai informasi sekaligus kontrol sosial yang membantu menjaga transparansi dan akuntabilitas publik.
"Media memiliki peran besar dalam membangun kesadaran masyarakat. Karena itu, informasi yang disampaikan harus bersifat edukatif, objektif, dan mampu memberikan manfaat bagi publik," katanya.
Azmi menambahkan, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap Forwakum dapat menjadi mitra yang aktif dalam meningkatkan literasi hukum masyarakat sekaligus membantu menangkal penyebaran berita bohong yang semakin mudah beredar melalui media digital.
Ia juga mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik untuk menjaga kekompakan organisasi dan terus berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah melalui karya jurnalistik yang sehat dan bertanggung jawab.
Pelantikan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama, pembacaan surat keputusan pelantikan, sambutan para tokoh, hingga sesi foto bersama.
Dengan kepengurusan baru yang telah terbentuk, Forwakum Asahan-Tanjungbalai diharapkan mampu tampil sebagai organisasi wartawan yang profesional, independen, serta menjadi salah satu motor penggerak dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat di wilayah Asahan dan Tanjungbalai.
( S Marpaung)