Kerangsatu.com, Asahan - Prestasi membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan Kabupaten Asahan. Ketua OSIS SMA Swasta Panti Budaya Kisaran, Grace Natalie Sagala, sukses menembus seleksi Indonesia Student Leadership Training (ISLT) 2026, program pembinaan kepemimpinan bergengsi yang mempertemukan 100 Ketua OSIS dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Asahan. Sebelum bertolak mengikuti kegiatan, Grace bersama pihak sekolah diterima Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, dalam audiensi yang berlangsung di ruang kerja bupati, Jumat (7/8/2026).
Pertemuan itu dihadiri Kepala SMA Swasta Panti Budaya Kisaran Ranto Manalu, guru pendamping, wali kelas, orang tua Grace, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Musa Al Bakri, serta Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan Arbin Tanjung.
Kepala SMA Swasta Panti Budaya Kisaran, Ranto Manalu, mengatakan pencapaian Grace merupakan hasil dari perjuangan panjang melalui proses seleksi nasional yang berlangsung secara kompetitif.
"Grace Natalie Sagala menjadi salah satu peserta Indonesia Student Leadership Training setelah melewati serangkaian tahapan seleksi yang dilaksanakan secara nasional," katanya.
Ia menjelaskan, seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari penulisan esai, pembuatan video vlog, hingga tes akademik yang diikuti pelajar dari berbagai provinsi di Indonesia.
Menurut Ranto, capaian tersebut semakin membanggakan karena hanya tiga pelajar dari Sumatera Utara yang berhasil lolos mengikuti ISLT 2026.
“Dari provinsi Sumatera Utara hanya tiga pelajar yang berhasil lolos mengikuti program tersebut, masing-masing berasal dari Kabupaten Asahan, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Labuhanbatu,” ujarnya.
Indonesia Student Leadership Training merupakan program yang digagas Yayasan Proklamator Bung Hatta untuk mencetak generasi muda yang memiliki karakter kepemimpinan, integritas, kemampuan berkolaborasi, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Selama pelatihan, peserta juga akan mendapatkan pembinaan mengenai kepemimpinan partisipatif, penguatan semangat gotong royong, empati sosial, hingga pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan diri.
Kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 18 Agustus 2026 di Kota Padang, Kota Bukittinggi, dan Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Musa Al Bakri, menilai keberhasilan Grace menjadi bukti bahwa pelajar Asahan mampu menunjukkan kualitas di tingkat nasional.
Ia menjelaskan, seluruh proses seleksi dilakukan secara daring oleh penyelenggara sehingga hasil yang diperoleh sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan masing-masing peserta.
"Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras, kemampuan, serta kompetensi yang dimiliki sehingga mampu lolos melalui proses seleksi nasional yang cukup ketat," ujarnya.
Menurut Musa, capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pelajar lain di Kabupaten Asahan untuk terus mengembangkan potensi, baik di bidang akademik maupun kepemimpinan.
Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, mengaku bangga atas prestasi yang diraih Grace. Ia berharap kesempatan mengikuti pelatihan nasional tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus memperluas jejaring dengan pelajar berprestasi dari seluruh Indonesia.
Bupati juga mengingatkan agar Grace menjaga sikap, disiplin, dan nama baik daerah selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
"Ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, jangan pernah ragu untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan. Harumkan nama sekolah, Kabupaten Asahan, dan Provinsi Sumatera Utara. Raihlah cita-cita setinggi mungkin, namun jangan pernah melupakan jasa serta doa orang tua yang selalu mendukung setiap langkah keberhasilan," pesan Taufik.
Menurutnya, pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Indonesia Student Leadership Training diharapkan dapat menjadi bekal untuk melahirkan pemimpin muda yang mampu membawa perubahan positif bagi Kabupaten Asahan di masa depan. (SM)
