![]() |
| Foto: Pelaku diamankan di Polres Asahan. (Istimewa) |
Asahan, Kerangsatu.com - Misteri penemuan bayi perempuan yang sempat menggegerkan warga di bantaran Sungai Serani, Desa Rawang Panca Arga, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian. Seorang perempuan berinisial ES (30) diamankan setelah mengakui bayi yang ditemukan warga tersebut merupakan anak kandungnya.
Pengungkapan kasus itu dilakukan Unit Reskrim Polsek Kota Kisaran bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Asahan setelah polisi memperoleh informasi yang mengarah kepada identitas ibu bayi.
Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Immanuel P. Simamora, mengatakan perempuan tersebut diamankan di sebuah rumah kontrakan di Desa Serdang, Kecamatan Meranti, Kabupaten Asahan, pada Kamis (6/8/2026) malam.
“Hasil pemeriksaan awal mengungkap pengakuan ES, bahwa bayi perempuan yang ditemukan di Dusun IV, Desa Rawang Panca Arga, merupakan anak yang baru dilahirkannya,” kata Immanuel saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (7/8/2026).
Dalam pemeriksaan awal, ES mengaku bayi perempuan tersebut merupakan buah hati dari hubungan di luar pernikahan dengan seorang pria yang dikenalnya bermarga Sihombing.
Setelah memperoleh pengakuan tersebut, penyidik langsung membawa ES beserta sejumlah barang bukti ke Markas Polres Asahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus itu kini ditangani Unit PPA Polres Asahan guna mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk motif di balik dugaan penelantaran bayi tersebut.
“Selanjutnya, Polsek Kota Kisaran melimpahkan perkara ini ke unit PPA Polres Asahan untuk tindakan lebih lanjut,” terangnya.
Kasus ini bermula saat warga menemukan seorang bayi perempuan di bantaran Sungai Serani, Dusun IV, Desa Rawang Panca Arga, Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.
Bayi yang diduga baru saja dilahirkan itu ditemukan dalam kondisi masih hidup setelah warga mendengar suara tangisan dari sekitar lokasi sungai.
Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian masyarakat. Dalam waktu singkat, lokasi dipenuhi warga yang ingin memastikan kondisi bayi yang ditemukan tanpa pendamping di tepi sungai.
Warga kemudian melaporkan kejadian itu kepada Kepala Desa Panca Arga yang selanjutnya berkoordinasi dengan Pos Pelayanan Kecamatan Rawang Panca Arga.
Petugas bersama tenaga kesehatan dari puskesmas segera mendatangi lokasi untuk memberikan pertolongan pertama sebelum mengevakuasi bayi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Abdul Manan Simatupang Kisaran guna mendapatkan perawatan medis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kondisi bayi perempuan tersebut saat ini dalam keadaan sehat dan masih menjalani perawatan di rumah sakit sambil menunggu proses hukum terhadap ibu kandungnya berlangsung.
Kasus tersebut kini masih terus didalami penyidik Unit PPA Polres Asahan untuk mengungkap seluruh fakta dan memastikan penanganannya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. ***
