![]() |
| Mahasiswa KKN PPM Kelompok 19 Universitas Malikussaleh bersama pelajar SDN 7 Binjee (Kerangsatu.com/ istimewa) |
Kerangsatu.com- Aceh. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pengabdian pada Masyarakat (KKN PPM) Kelompok 19 Universitas Malikussaleh (Unimal) melakukan sosialisasi bertema “Stop Bullying” kepada SDN 7 Binjee kelas 5 dan 6, Kamis (13/08/2026). Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.
Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN PPM Kelompok 19 sebagai bentuk edukasi kepada siswa mengenai pentingnya mencegah dan mengenali tindakan perundungan sejak dini. Melalui kegiatan tersebut, siswa diberikan pemahaman bahwa perundungan tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga dapat dilakukan melalui perkataan maupun tindakan yang dapat menyakiti perasaan dan mengganggu orang lain.
Ketua Kelompok 19 KKN PPM Unimal, Bayu Gigi Saputra, turut membuka kegiatan dan mengarahkan siswa untuk mengikuti rangkaian sosialisasi dengan aktif. Dengan materi mengenai perundungan disampaikan oleh Anggina dan Rifath.
Sosialisasi dilaksanakan dengan metode psiko edukasi yang dikemas secara interaktif agar materi lebih mudah dipahami oleh siswa. Kegiatan diawali dengan pemberian materi mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, serta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap korban.
Agar siswa tidak hanya menerima materi secara satu arah, mahasiswa juga memberikan kuis interaktif yang mengajak siswa untuk menjawab pertanyaan dan membedakan berbagai situasi yang termasuk perundungan maupun perilaku yang bukan merupakan bullying.
Selanjutnya, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok, masing-masing kelompok diberikan kesempatan untuk menyaksikan sebuah video singkat dan diminta untuk menebak serta mengidentifikasi isi dari video tersebut. Kegiatan ini mendorong siswa untuk memperhatikan situasi yang ditampilkan dan berdiskusi bersama mengenai perilaku yang mereka lihat.
Setelah siswa menyampaikan pendapatnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemutaran video mengenai bullying. Melalui video tersebut, siswa diajak untuk mengenali bentuk-bentuk perundungan serta memahami bagaimana tindakan tersebut dapat berdampak pada orang lain.
Penyampaian materi melalui video dan diskusi kelompok diharapkan dapat membantu siswa memahami bullying melalui contoh yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Siswa juga diberikan pemahaman bahwa candaan yang dilakukan secara berulang dan membuat orang lain merasa tersakiti tidak dapat dianggap sebagai candaan biasa.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan siswa dalam sesi tanya jawab, kuis, pengamatan video, dan diskusi kelompok. Dengan pendekatan tersebut, siswa tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga dilibatkan untuk mengidentifikasi dan memberikan pendapat mengenai tindakan yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui sosialisasi tersebut diharapkan siswa SDN 7 Binjee dapat lebih memahami bahaya perundungan serta mampu membangun sikap saling menghargai terhadap teman. Selain itu, siswa diharapkan berani untuk tidak melakukan bullying, tidak ikut mendukung tindakan perundungan, serta dapat membantu ketika melihat temannya mengalami perlakuan yang tidak menyenangkan.
Kegiatan sosialisasi “Stop Bullying” menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN PPM Kelompok 19 Unimal dalam memberikan edukasi psikologis kepada masyarakat, khususnya anak-anak di Desa Binjee. Edukasi mengenai perundungan sejak usia sekolah diharapkan dapat menumbuhkan lingkungan pertemanan yang lebih aman, positif, dan saling menghargai. Sumber Mahasiswa Malikussaleh.
Editor : Indra Sikoembang

