Mobil Bergoyang di Rusunawa Kisaran Bikin Heboh

 




Asahan, Kerangsatu.com
- Warga Rusunawa Kisaran, Kabupaten Asahan, dihebohkan dengan aksi penggerebekan sebuah mobil yang disebut bergoyang-goyang pada Kamis (17/9/2026) malam. Tiga orang ditemukan berada di dalam mobil tersebut.

Ketiganya terdiri dari seorang pria dan dua wanita. Salah satu wanita disebut-sebut merupakan penghuni Rusunawa Kisaran.

Mobil Toyota Rush putih bernopol BK 1244 MOR itu kemudian diamankan polisi setelah warga beramai-ramai mendatangi lokasi.

Belakangan, muncul informasi pria yang berada di dalam mobil tersebut diduga merupakan anggota Polri.

Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Immanuel P Simamora dikonfirmasi soal informasi tersebut pada Jumat (18/9/2026). Dia mengarahkan konfirmasi kepada pihak terkait di Tanjungbalai.

“Belum ada info lanjut bang, ditangani sama Propam Tanjungbalai. Bisa konfirmasi ke mereka ya tks,” jawab Simamora melalui pesan whatsapp.

Penanganan oleh Propam Tanjungbalai tersebut belum menjelaskan secara rinci identitas pria yang berada di dalam mobil maupun statusnya sebagai anggota Polri.

Sementara itu, video penggerebekan mobil tersebut beredar di media sosial. Dalam rekaman, sejumlah warga tampak mengerubungi Toyota Rush putih yang terparkir di kawasan Rusunawa.

Seorang wanita terlihat berada di dalam mobil dengan mengenakan pakaian dalam. Di bagian depan, seorang pria terlihat sedang mengenakan celana saat warga berada di luar kendaraan.

Warga terdengar meneriaki orang-orang yang berada di dalam mobil tersebut.

Pengelola Rusunawa Kisaran, Oni, mengatakan kejadian itu berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB.

Menurutnya, pihak pengelola telah melaporkan kejadian tersebut kepada UPT Rusunawa. Pihaknya juga masih mengecek informasi mengenai wanita yang disebut sebagai penyewa Rusunawa.

“Lagi di cek apakah wanita di dalam mobil itu memang benar-benar penyewa di Rusun,” ujarnya.

Hingga Jumat (18/9/2026), belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas ketiga orang tersebut. Begitu pula dengan kepastian status pria yang disebut-sebut diduga anggota Polri.

Penanganan perkara tersebut kini disebut dilakukan oleh Propam Tanjungbalai. (red) 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال