![]() |
| Foto: Perbaikan jalan rusak di Aek Songsongan yang dilakukan warga. |
Kerangsatu.com, Asahan - Kondisi jalan provinsi yang rusak parah di Desa Aek Songsongan, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, akhirnya diperbaiki secara swadaya oleh pemerintah desa bersama masyarakat. Tanpa menunggu perbaikan dari pemerintah, warga bergotong royong menimbun ruas jalan yang selama ini dikeluhkan pengguna jalan karena dipenuhi lubang dan sulit dilintasi kendaraan.
Aksi perbaikan dilakukan pada Jumat (19/6/2026) di ruas jalan Dusun VII, tepatnya di depan Pajak Pengkol hingga arah Marjanji Aceh. Kegiatan tersebut melibatkan Pemerintah Desa Aek Songsongan, warga setempat, serta personel Koramil 15/Bandar Pulau.
Kepala Desa Aek Songsongan, Ir. Edy Syaputra, mengatakan perbaikan dilakukan sebagai respons atas banyaknya keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang semakin rusak dan membahayakan pengguna jalan.
"Jalan ini merupakan akses penting bagi masyarakat dan menjadi jalur penghubung antarwilayah. Karena kerusakannya semakin parah, kami bersama warga berinisiatif melakukan perbaikan secara gotong royong," kata Edy di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, ruas jalan yang diperbaiki memiliki panjang sekitar satu kilometer. Seluruh proses pengerjaan dilakukan dengan mengandalkan semangat kebersamaan warga, mulai dari penyediaan tenaga hingga pengumpulan material.
"Alhamdulillah, berkat partisipasi masyarakat dan dukungan berbagai pihak, jalan yang sebelumnya berlubang dan sulit dilalui kini sudah mulai diperbaiki melalui penimbunan," ujarnya.
Edy menjelaskan, jalan provinsi yang melintasi Desa Aek Songsongan memiliki peran strategis karena menjadi jalur alternatif yang menghubungkan sejumlah wilayah di Kabupaten Asahan dengan daerah sekitarnya. Kerusakan jalan, kata dia, tidak hanya mengganggu mobilitas masyarakat tetapi juga berdampak terhadap aktivitas ekonomi warga.
"Kalau jalan rusak, distribusi barang dan aktivitas masyarakat ikut terganggu. Pada akhirnya kondisi ini dapat menghambat pertumbuhan ekonomi masyarakat," ungkapnya.
Untuk mendukung perbaikan tersebut, material berupa batu petrun diperoleh dari hasil swadaya masyarakat dan bantuan sejumlah perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah desa.
Salah seorang warga, Warlin, mengaku mengapresiasi langkah cepat pemerintah desa yang menggerakkan masyarakat untuk memperbaiki jalan. Menurutnya, kondisi infrastruktur jalan sangat berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi warga sehari-hari.
"Bagus atau buruknya jalan sangat menentukan kelancaran aktivitas masyarakat. Kalau jalan baik, ekonomi juga ikut bergerak lebih lancar," katanya.
Meski perbaikan sementara telah dilakukan, warga berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui instansi terkait dapat segera melakukan perbaikan permanen pada ruas jalan tersebut.
"Kami berharap pemerintah provinsi melalui Dinas Bina Marga lebih memperhatikan kondisi jalan di Kecamatan Aek Songsongan agar masyarakat bisa menikmati akses jalan yang layak dan aman," ujar Warlin.
Perbaikan jalan secara swadaya ini menjadi bukti kuat bahwa semangat gotong royong masih hidup di tengah masyarakat. Namun warga berharap langkah tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah untuk segera melakukan penanganan yang lebih menyeluruh terhadap jalan provinsi yang rusak di wilayah mereka. (SM)
