Ketua TP PKK Asahan Perkuat Pendidikan Anak dan Literasi, Kunjungi PAUD hingga Sentra UMKM Berprestasi

Foto: Ketua TP PKK Asahan kunjungi PAUD. (Istimewa) 



Kerangsatu.com, Asahan - 
Komitmen dalam membangun sumber daya manusia sejak usia dini terus ditunjukkan Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan. Melalui rangkaian kunjungan lapangan yang dilaksanakan di Kecamatan Kisaran Timur, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan bersama jajaran pengurus meninjau sejumlah lokasi yang menjadi pusat pengembangan pendidikan, literasi, dan pemberdayaan ekonomi keluarga.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari itu, Rabu (10/6/2026) diawali dengan kunjungan ke Yayasan Pendidikan Qur'an Kisaran, khususnya TK Islam Terpadu Qur'an. Kehadiran rombongan disambut para tenaga pendidik dan peserta didik yang tengah mengikuti proses belajar mengajar.

Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan yang juga Bunda PAUD menegaskan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai pondasi utama dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Menurutnya, anak-anak yang mendapatkan pendidikan sejak dini akan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi jenjang pendidikan berikutnya sekaligus tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak dan berdaya saing.

Ia mengajak seluruh orang tua untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak mereka mengikuti pendidikan PAUD sebagai langkah awal membangun generasi yang cerdas, kreatif, serta memiliki nilai-nilai moral yang kuat.

Selain meninjau aktivitas belajar di sekolah, rombongan juga berdialog dengan para guru mengenai berbagai upaya peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Asahan.

Usai mengunjungi lembaga pendidikan, rombongan melanjutkan agenda ke Galeri UP2K PKK dan Rumah Produksi Selasih milik Slamet dan Sari Asih. Usaha yang telah dirintis sejak tahun 1994 tersebut menjadi salah satu contoh keberhasilan pengembangan usaha keluarga yang mampu bertahan dan berkembang selama puluhan tahun.

Dari sebuah usaha rumahan sederhana, kini Rumah Produksi Selasih berhasil memasarkan berbagai produk pangan olahan ke sejumlah daerah di luar Kabupaten Asahan. Berbagai produk unggulan yang dihasilkan meliputi tepung mocaf, tepung tiwul, tepung kanji, keripik singkong, opak aneka rasa, sambal asin, kue bawang, hingga beragam camilan berbahan pangan lokal.

Ketua TP PKK Kabupaten Asahan melihat langsung setiap tahapan produksi, mulai dari pengolahan bahan baku hingga proses pengemasan produk yang siap dipasarkan. Ia mengapresiasi keberhasilan usaha tersebut yang tidak hanya meningkatkan perekonomian keluarga, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Saat ini, usaha tersebut mampu menyerap sekitar 25 tenaga kerja dan telah mengoleksi sejumlah penghargaan bergengsi. Salah satunya adalah Juara I Adhikarya Pangan Nusantara Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2011 pada kategori Pengguna Kreatif Teknologi Ketahanan Pangan Kelompok Pengembangan Pangan Lokal.

Rangkaian kunjungan kemudian berlanjut ke Taman Baca Iman yang selama ini dikenal aktif mengembangkan budaya membaca di tengah masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan menyerahkan bantuan buku bacaan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan minat baca masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja.

Taman Baca Iman yang berdiri sejak tahun 2018 telah menjadi ruang belajar alternatif bagi masyarakat. Berbagai kegiatan edukatif dan literasi rutin dilaksanakan sehingga taman baca tersebut berhasil meraih sejumlah penghargaan atas kontribusinya dalam meningkatkan budaya membaca.

Tidak hanya itu, rombongan juga menyambangi beberapa usaha rumah tangga serta pusat keterampilan masyarakat yang menjadi bagian dari program pemberdayaan ekonomi keluarga. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan usaha masyarakat sekaligus memberikan motivasi agar terus meningkatkan kualitas produk dan daya saing usaha.

Di penghujung kegiatan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan berharap seluruh program yang dijalankan Pokja II PKK dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pendidikan, literasi, dan pemberdayaan ekonomi keluarga merupakan kunci penting dalam menciptakan keluarga yang mandiri dan sejahtera.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa program-program PKK benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Pendidikan anak usia dini, budaya literasi, dan penguatan ekonomi keluarga harus terus berjalan beriringan demi mewujudkan masyarakat Asahan yang lebih maju," ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada siang hari dalam suasana aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. ( S Marpaung) 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال