Kerangsatu.com, Asahan – Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran, Senin (29/6/2026). Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus mengajak masyarakat menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
Peringatan Tahun Baru Islam dihadiri langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, Wakil Bupati Asahan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat se-Kabupaten Asahan, aparatur sipil negara (ASN), Ketua TP PKK Kabupaten Asahan beserta jajaran, tokoh agama, serta ratusan jamaah yang memadati masjid.
Dalam sambutannya, Bupati Asahan mengucapkan selamat memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kabupaten Asahan. Ia menilai pergantian tahun Hijriah bukan sekadar pergantian kalender, melainkan momentum untuk melakukan evaluasi diri dan memperkuat keimanan kepada Allah SWT.
"Tahun Baru Islam hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, dan memperkuat ketakwaan kepada Allah SWT," ujar Taufik.
Menurutnya, setiap Muslim perlu menjadikan momentum 1 Muharram sebagai waktu untuk melakukan muhasabah, yakni mengoreksi perjalanan hidup serta meningkatkan amal ibadah agar menjadi pribadi yang lebih baik pada masa mendatang.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat hijrah sebagai inspirasi untuk membangun karakter yang religius, jujur, disiplin, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
Peringatan Tahun Baru Islam juga diisi dengan tausiyah yang disampaikan Al-Ustadz H. Abdul Latif Khan. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menumbuhkan kesabaran dan selalu berprasangka baik (husnuzan) kepada Allah SWT dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap semangat hijrah tidak hanya diwujudkan dalam ibadah, tetapi juga tercermin dalam kehidupan bermasyarakat melalui sikap saling menghormati, menjaga persatuan, serta bersama-sama membangun Kabupaten Asahan yang religius, harmonis, maju, dan sejahtera. (S Marpaung)
