Asahan, Kerangsatu.com – Sebanyak 42 peserta dari sejumlah daerah di Sumatera Utara meramaikan Festival Layang-Layang Asahan di Lapangan Desa Silo Baru, Kecamatan Silo Laut, Kamis (27/8/2026).
Festival yang memperebutkan Piala Bupati Asahan itu dibuka Wakil Bupati Asahan, Rianto, Peserta berasal dari Asahan, Labuhanbatu Utara (Labura), Tanjungbalai hingga Batu Bara.
Perlombaan terbagi dalam dua kategori, yakni Layang-Layang Sindarin dengan 37 peserta dan Layang-Layang Dimensi yang diikuti lima peserta.
Beragam bentuk dan kreasi layang-layang membuat suasana festival semakin semarak. Masyarakat juga antusias menyaksikan perlombaan yang sekaligus menjadi upaya menghidupkan kembali permainan tradisional.
Rianto mengatakan layang-layang bukan hanya hiburan, tetapi bagian dari budaya Indonesia yang perlu terus dilestarikan.
“Berbagai variasi layang-layang ditampilkan dengan kreativitas yang cukup beragam dan bagus-bagus. Mudah-mudahan penyelenggaraan Festival Layang-Layang ini dapat terus berlanjut dan berkesinambungan,” ujarnya.
Ia mengapresiasi keikutsertaan peserta dari berbagai daerah yang dinilai membuat festival semakin menarik.
“Alhamdulillah, kegiatan kali ini diikuti peserta dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara, bahkan ada juga yang berasal dari tingkat nasional,” ungkapnya.
Rianto juga mengingatkan peserta untuk mengutamakan sportivitas dan meminta tim penilai bekerja secara objektif.
“Untuk para peserta, junjung tinggi sportivitas. Kepada tim penilai, yang bagus katakan bagus, yang baik katakan baik. Kita semua bangga dengan kegiatan ini,” pesannya.
Menurutnya, festival tersebut dapat menjadi wadah olahraga, rekreasi sekaligus pengembangan kreativitas masyarakat.
“Tempat dan lokasi ini bagus. Mari kita berkreativitas serta dapat melestarikan budaya tradisional yang baik di Kabupaten Asahan. Ini merupakan wujud rasa cinta kita semua terhadap budaya Indonesia,” pungkasnya. (SM)
