457 Personel Disiapkan Amankan Pilkades Serentak Asahan, 4 Desa Masuk Zona Sangat Rawan

Foto: Apel gabungan personel jelang Pilkades Asahan. (Istimewa) 



Asahan, Kerangsatu.com
– Polres Asahan menyiapkan ratusan personel untuk mengawal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026. Sebanyak 457 personel diterjunkan untuk menjaga keamanan pesta demokrasi desa yang berlangsung di 43 desa.

Pilkades Serentak tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu (7/10/2026) dan tersebar di 18 kecamatan. Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan, terutama pada wilayah yang telah masuk dalam pemetaan kerawanan kepolisian.

Kapolres Asahan AKBP Adi Dharma Pramudhita mengatakan, kekuatan yang disiapkan berasal dari jajaran Polres Asahan dan bantuan personel Brimob.

Dari total kekuatan tersebut, 377 personel merupakan anggota organik Polres Asahan, sedangkan 80 personel lainnya berasal dari BKO PHH Sat Brimob Polda Sumatera Utara.

Sebelum pelaksanaan pemungutan suara, Polres Asahan telah melakukan pemetaan terhadap kondisi keamanan di seluruh desa penyelenggara.

Hasil perkiraan intelijen menunjukkan tingkat kerawanan terbagi dalam tiga kelompok. Sebanyak 25 desa dikategorikan kurang rawan, kemudian 14 desa masuk kategori rawan, sedangkan empat desa lainnya ditetapkan dalam kategori sangat rawan.

Pemetaan tersebut menjadi acuan dalam menentukan kebutuhan pengamanan di masing-masing lokasi. Kehadiran personel terutama diarahkan untuk mengantisipasi potensi gangguan di TPS yang memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi.

Kapolres menyebut kesiapan aparat menjadi salah satu unsur penting agar proses pemungutan dan penghitungan suara dapat berjalan tanpa gangguan.

Dari sisi peserta, Pilkades Serentak Asahan 2026 diikuti 128 calon kepala desa.

Sebanyak 21 calon merupakan petahana, sementara 107 calon lainnya berstatus nonpetahana.

Adapun masyarakat yang telah tercatat sebagai pemilih dalam DPT mencapai 127.716 orang. Mereka akan menyalurkan hak pilih di 152 TPS yang tersebar pada 43 desa.

Besarnya jumlah pemilih dan luasnya wilayah penyelenggaraan membuat pengamanan menjadi perhatian penting kepolisian.

Selain menjaga keamanan, personel yang bertugas juga diminta mengedepankan sikap profesional dan humanis. Netralitas aparat selama proses Pilkades menjadi hal yang turut ditekankan.

Kapolres meminta anggotanya mengutamakan langkah pencegahan serta mengantisipasi potensi gangguan sejak sebelum proses pemungutan suara dimulai.

"Mengingat pentingnya kegiatan pengamanan ini, saya berharap seluruh komponen maupun stakeholder terkait yang terlibat dapat berpartisipasi penuh mendukung suksesnya pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa Serentak Kabupaten Asahan Tahun 2026," ujar Kapolres.

Menurutnya, keamanan Pilkades tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat. Pemerintah daerah, penyelenggara, panitia Pilkades, TNI-Polri, dan masyarakat memiliki peran masing-masing untuk menciptakan situasi yang tetap kondusif.

Dengan koordinasi dan dukungan seluruh pihak, Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Asahan diharapkan dapat terlaksana secara aman, tertib, demokratis, hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir. (red) 

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال